Selasa, 07 Juli 2015

MASALAH TRANSPORTASI DI KOTA AMBON



Permasalahan transportasi yang terjadi khususnya transportasi darat di Kota Ambon cukuplah kompleks, karena transportasi merupakan suatu sistem yang saling berkaitan, maka satu masalah yang timbul di satu unit ataupun satu jaringan akan mempengaruhi sistem tersebut. Namun permasalahan trnsportasi yang terjadi di Kota Ambon terjadi hampir di setiap jaringan atau unit-unit hingga unit terkecil dari sistem tersebutpun memiliki masalah. Masalah yang terjadi bisa masalah yang terjadi dari unit tersebut maupun masalah akibat pengaruh dari sistem.
Sistem dan fasilitas trasnportasi memang diakui banyak pihak telah membawa dampak yang cukup berarti dalam kehidupan manusia dari waktu ke waktu, namun tidak dapat dipungkiri bahwa seiring perkembangannya, transportasi juga membawa masalah-masalah dari setiap pergerakannya. Masalah-masalah transportasi yang terjadi di kota ambon meliputi
A.Masalah Lingkungan
                 1.      Polusi
Salah satu hasil dari sistem transportasi yang tidak diinginkan adalah polusi yang ditimbulkan. transportasi merupakan penyumbang emisi sebanyak 23,6%. Transportasi darat turut menyumbang sebagian besar dari angka 23,6% tersebut, hal ini kembali ke pernyataan yang telah diuraikan sebelumnya yaitu karena dominasi aktifitas transportasi berada di darat. Tingginya angka emisi yang ditimbulkan oleh transportasi darat dikarenakan beberapa faktor seperti:
a)      Tidak ada kebijakan yang mengontrol sistem emisi transportasi
b)      Pelaksanaan pengujian kendaraan bermotor yang seharusnya wajib dilakukan secara berkala tidak berjalan dengan efektif
c)      Kualitas BBM yang rendah
d)     Kesadaran masyarakat tentang bahaya emisi serta upaya dari tiap-tiap individu untuk menguranginya masih rendah
e)      Tingginya mobilitas manusia di darat
f)       Tingginya penggunaan kendaraan bermotor
g)      Rendahnya kualitas angkutan umum
Permasalahan polusi udara layaknya ditangani dengan optimal karena kondisi bumi saat ini yang sudah hampir mencapai ambang batas, dimana lingkungan tidak lagi mampu memenuhi semua kebutuhan manusia. Efek paling buruk dari emisi transportasi ini adalah meningkatkan resiko pemanasan global dan kerusakan ozon.  Masalah lain yang timbul akibat polusi udara adalah terganggunya kesehatan masyarakat. Tingginya dominasi transportasi yang ada di darat dengan banyaknya masuia yang berada di lokasi sekitar aktifitas trasnportasi membuat masyarakat menghirup udara yang terkontaminasi dengan limbah bahan bakar kendaraan. Hal ini tentu sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat karena bisa menyebabkan penyakit pernafasan, termasuk diantaranya asma, bronchitis serta penyakit pernafasan lainnya.
Bentuk polusi yang lain yang cukup mengganggu dan mungkin berbahaya secara fisis maupun psikis adalah kebisingan udara. Ini adalah hasil yang tidak diinginkan dari setiap pergerakan. Masalah ini sering terjadi di jalan-jalan dimana kendaraan beroperasi dengan kecepatan yang tinggi atau kendaraan-kendaraan yang memodifikasi alat pembuangannya hingga menimbulkan suara yang cukup keras.
             2.      Konsumsi Energi
Tingginya kebutuhan bahan bakar minyak di kota ambon dapat memperparah kondisi krisis energi yang kini sudah mulai menjadi perbincangan. Ketika krisis energi terjadi, maka hal ini akan menimbulkan kelangkaan BBM yang kemungkinan akan mempengaruhi harga BBM di pasaran, tentu hal ini akan semakin menyusahkan masyarakat Indonesia yang didominasi oleh kalangan menengah ke bawah, karena belajar dari pengalaman yang sudah terjadi, kenaikan harga BBM akan mempengaruhi harga kebutuhan rumah tangga lainnya.

  B. Masalah Sosial
            1.       Kemacetan
Kemacetan merupakan salah satu masalah yang dinilai paling mengganggu kenyamanan pengguna transportasi darat, kemacetan dapat mengurangi efektifitas kerja maupun kegiatan masayarakat, memperlambat manusia untuk melakukan aktifitas, meningkatkan polusi udara, polusi suara serta merupakan pemborosan bahan bakar yang semakin hari semakin menipis.
Kemacetan lalu lintas di kota ambon hampir terjadi di semua jalan arteri ini di karena karena ruas-ruas jalan yang sudah tidak mampu menambung kendaraan kendaran . hal ini terjadi juga karena penggaruh hambatan samping yang tinggi , sehingga menyempitan ruas jalan seperti hal nya parkir di badan jalan , berjualan di trotoar dan badan jalan , pangkalan becak dan panggala umum, kegiatan sosial yang menggunakan badan jalan, serta adanya masyarakat yang berjalan di badan jalan.

          2.      Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan lalu lintas adalah faktor yang tidak di duga dan disengaja yang melibatkan orang . kecelakaan sendri di sebabkan karena beberapa faktor yaitu faktor manusia, faktor kendaraan , faktor cuaca
a)      Faktor Manusia
Faktor manusia sebagai pengemudi merupakan faktor yang paling dominan dalam kecelakaan. Hampir semua kejadian kecelakaan di kota ambon  didahului dengan pelanggaran rambu-rambu lalu lintas. Pelanggaran dapat terjadi karena sengaja melanggar, ketidaktahuan terhadap arti aturan yang berlaku ataupun tidak melihat ketentuan yang diberlakukan atau pula pura-pura tidak tahu.Selain itu manusia sebagai pengguna jalan raya sering sekali lalai bahkan ugal ugalan dalam mengendarai kendaraan, tidak sedikit angka kecelakaan lalu lintas diakibatkan karena membawa kendaraan dalam keadaan mabuk, mengantuk, dan mudah terpancing oleh ulah pengguna jalan lainnya yang mungkin dapat memancing untuk balapan di jalan umum.
Banyaknya kasus kecelakaan darat selama ini dikarenakan supir kendaraan yang mengantuk saat mengemudi, hal ini biasanya terjadi pada kendaraan-kendaraan yang muatannya berupa barang, seringkali kendaraan tersebut melakukan perjalanan di malam hari dengan menempuh rute yang cukup jauh sehingga diperlukan kondisi tubuh yang baik.
Banyaknya jumlah kendaraan bermotor yang beroperasi di jalan terkadang tidak diikuti dengan kesadaran pengguna jalan untuk mentaati rambu-rambu lalu lintas atau saling menghormani sesama pengguna jalan, padahal contoh kejadian kecelakaan yang merenggut nyawa sudah sering diberitakan di media masa. Ketidakdisiplinan dari pengguna jalan ini tentu dapat membahayakan pengguna jalan yang lain, manusia tidak akan tau apakah ia akan mengalami kecelakaan lalu lintas sebagai korban yang ditubruk atau menjadi tersangka penabrakan.
b)      Faktor Kendaraan
Faktor kendaraan yang paling sering terjadi adalah ban pecah, rem tidak berfungsi sebagaimana seperti halnya yang terjadi  jalan pier tendean , desa halong , kecamatan baguala. Kecelakaan ini terjadi secara beruntun yang melibatkan sebuah truk pengangkut semendan empat mobil , kecelakaan ini menewaskan enam orang dan 20 orang alainnya luka-luka . insiden maut ini terjadi sekitar pukul 08.30.kecelakaan ini terjadi akibat dari tidak berfungsinya rem sebagaimana mesti , rem blog dapat terjadi karna kurannya perawat .

Keseluruhan faktor kendaraan sangat terkait dengan technologi yang digunakan, perawatan yang dilakukan terhadap kendaraan. Untuk mengurangi faktor kendaraan perawatan dan perbaikan kendaraan diperlukan, disamping itu adanya kewajiban untuk melakukan pengujian kendaraan bermotor secara reguler.sehingga sebelum kita berkendara hendaknya memeriksa kendaraan terlebih dahulu .
c)      Faktor Cuaca
Hari hujan juga mempengaruhi kinerja kendaraan seperti jarak pengereman menjadi lebih jauh, jalan menjadi lebih licin, jarak pandang juga terpengaruh karena penghapus kaca tidak bisa bekerja secara sempurna atau lebatnya hujan mengakibatkan jarak pandang menjadi lebih pendek. Asap dan kabut juga bisa mengganggu jarak pandang, terutama di daerah pegunungan.
Angka kecelakaan mencerminkan kualitas managemen transportasi yang ada di dalam suatu wilayah, bagaimana pengaturan jalan raya, pengawasan peraturan lalu lintas yang ditepakan serta bagaimana sistem tersebut menjamin semua jaringan transportasi bisa berfungsi dengan baik agar tidak membahayakan penggunanya. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa sistem transportasi, managemen transportasi, jaringan transportasi belum bisa dikatakan baik karena angka kecelakaan lalu lintas serta kerugian yang ditimbulkannya masih cukup tinggi. Kelalaian dari aparat pengendali juga sering menyebabkan kecelakaan lalu lintas terutama darat, semisal ada masyarakat yang tidak menggunakan helm di jalan raya, terkadang polisi lalu lintas acuh atau tidak peduli.
Pola pengaturan atau penataan jaringan jalan juga dapat menjadi faktor penyebab kecelakaan lalu lintas darat, jalan yang berlubang ditambah dengan kurangnya fasilitas transportasi contohnya lambu penerangan jalan, maka resiko kecelakaan cukup tinggi.
·      

Minggu, 05 Juli 2015

PERLU DI BENAHI SISTEM TRANPORTASI DAN SISTEM PARKIR DI KOTA AMBON


 

Arus lalu lintas di Kota Ambon pada jam-jam tertentu mulai padat layaknya terjadi di kota-kota besar. Hal ini terjadi karena kendaraan bermotor semakin banyak, namun tidak sebanding dengan ruas jalan yang ada di kota ambon. Dengan kondisi Kota Ambon yang dipenuhi kendaraan bermotor tersebut, Di harapakan pemerintah kota ambon dapat memperbaiki lagi sistem parkir dan sistem transportasi di kota ambon , guna meningkatkan arus lalu lintas yang baik dan selamat dan agar para penggendara tidak seenaknya saja parkir di badan-badan jalan yang dapat menggangu arus lalu lintas . Bertambahnya kenderaan bermotor di Kota Ambon sebagai dampak dari semakin berkembangnya Kota Ambon sebagai kota jasa dan kota transit bisnis di Maluku.
Sistem parkiran di Kota Ambon harus ditata ulang, karena banyak kendaraan yang berhenti secara sembarangan tidak mengikuti aturan-aturan yang telah di buat contohnya tidak mengikuti  marka jalan, traffic light yang telah dibuat, masalah kepadatan kendaraan yang berdampak pada kemacetan tersebut merupakan masalah yang realistis yang terjadi, disamping permasalahan lainnya, seperti kemiskinan, penggangguran, kepadatan penduduk yang harus ditangani sesegera mungkin oleh dinas-dinas terkait. Ditambahkan, permasalahan ini harus dicarikan solusi untuk membangun akses pasar di luar pusat Kota Ambon dan hal itu diperlukan kerjasama lintas instansi karena Orang-orang yang beraktivitas sebagai PKL sebagian besar berasal dari luar Kota Ambon. Akibatya soal pasar menjadi masalah.. Bertambahnya PKL sebagai dampak dari motivasi ekonomi yang mulai muncul dikalangan warga kota serta adanya pendatang-pendatang dari luar Kota Ambon yang mencapai 90 persen baik dari kabupaten/kota di Maluku maupun dari luar provinsi ini.



Polusi udara mengakibatkan menurunnya keselamatan di jalan



Berkembangnya alat transportasi darat menyebabkan dampak yang negatif maupun dampak yang positif bagi manusia maupun bagi lingkungan. Adapun dampak negatif yang di timbulkan oleh berkembangnya transportasi darat adalah polusi. Polusi adalah terjadinya pencemaran udara yang mengakibatkan menurunya kualitas lingkungan dan terganggunnya kesehatan serta ketenangan hidup makhluk hidup terutama manusia. Terjadinya polusi atau pencemaran udara ini umumnya terjadi akibat kemajuan teknologi dalam usaha meningkatkan kesejahteraan hidup. Aktivitas transportasi khususnya kendaraan bermotor merupakan sumber utama pencemaran udara di daerah perkotaan. Polusi dari asap yang dihasilkan oleh kendaraan berupa kandungan karbon dioksida, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen oksida, dimana zat-zat polutan tersebut bisa berdampak buruk terhadap kesehatan serta lingkungan
              Emisi gas buang berlebih pada angkutan masal.

Di Indonesia masih banyak yang menggunakan sepeda motor 2 tak yang menghasilkan polusi lebih banyak daripada sepeda motor bermesin 4 tak. Selain itu pemerintah yang tidak begitu serius menerapkan standar emisi membuat banyak masyarakat tidak peduli akan emisi kendaraan mereka. Banyak anak usia muda yang memodifikasi motornya yang akan membuat kendaraannya semakin banyak menimbulkan emisi, misalnya dengan modifikasi knalpot menjadi lebih pendek, dengan menghilangkan saringan udara masuk, padahal saringan dan desain knalpot memang diperuntukkan untuk memaksimalkan pembakaran dan mengurangi emisi kendaraan seminimal mungkin.


                Emisi gas buang berlebih pada sepeda motor.


            
                         Emisi gas buang berlebih pada sepeda motor.

Pencemaran udara di perkotaan menyebabkan warga kota kesulitan mendapatkan udara yang bersih dan segar. Taman kota dan ruang terbuka hijau lainnya yang diharapkan menjadi paru-paru kota semakin hari semakin berkurang. Pembangunan mall dan gedung bertingkat banyak menyita ruang terbuka hijau tersebut.
Polusi udara dan keselamatan jalan saling berkaitan. Dilihat dari dampak yang diakibatkan oleh polusi. Seperti pemicu terjadinya kecelakaan. Contohnya asap hitam yang keluar dari knalpot angkutan masal yang usianya sudah tua mengurangi kualitas pandangan pengendara (mengganggu pandangan pengemudi) baik mobil pribadi, kendaraan umum maupun sepeda motor. Bukan hanya itu, polusi juga berdampak pada kesehatan pengendara. Dilihat dari keadaan atau kondisi pengendara tersebut dengan kategori usia yang sudah tua / muda, kondisi kesehatan yang sehat / sakit, ataupun kekurangan fisik lainnya yang dimiliki oleh pengendara yang jika terkena asap dari kendaraan (polusi) maka kekurangan yang diderita pengendara tersebut menjadi semakin parah. Contohnya adalah pengemudi yang mempunyai penyakit asma (pernafasan), dan mata yang sensitif akan debu / asap kendaraan (penglihatan).
Kemudian asap kendaraan juga berpengaruh pada tingkat emosional pengendara khususnya pengendara sepeda motor. Ketika pengendara berada di belakang kendaraan yang mengeluarkan asap hitam, mengakibatkan pengendara ingin segera menyalip kendaraan di depannya. Hal ini sangat berbahaya, karena jika tingkat emosional pengendara tersebut tinggi (tidak terkontrol) ketika menyalip kendaraan tersebut tanpa perhitungan yang tepat, terutama pada kendaraan yang berlawanan arah, dapat mengakibatkan kecelakaan.

PERILAKU UGAL – UGALAN PENGENDARA SEPEDA MOTOR PADA REMAJA


Hasil gambar untuk perilaku ugal-ugalan pengendara sepeda motor
Dewasa ini, keselamatan menjadi sebuah hal yang sangat disoroti oleh pemerintah, bahkan dunia pun prihatin.Decade of Action yang dirancang oleh badan dunia terbesar, PBB menjadi bukti riil arti penting keselamatan, khususnya keselamatan jalan.Di Indonesia pemerintah bersama-sama mewujudkan visi Decade of Action melalui sebuah rancangan berupa Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) yang digawangi oleh 5 pilar keselamatan. 5 pilar tersebut antara lain : Manajemen Keselamatan Jalan, Jalan yang Berkeselamatan, Kendaraan yang Berkeselamatan, Perilaku Pengguna Jalan yang Berkeselamatan, Penanganan Korban yang Berkeselamatan.
Di era modern yang menuntut manusia untuk lebih efektif, efisien serta memiliki mobilitas yang tinggi, menjadikan mereka untuk bersaing satu dengan yang lain. Salah satu hal yang menjadi faktor penting dalam persaingan tersebut adalah transportasi.Dan salah satu prinsip penting dalam lingkaran suatu sistem transportasi adalah keselamtan.Fenomena tidak selamat yang terjadi saat inidi jalan menjadikan prihatin bagi seluruh lapisan masyarakat.Banyak, puluhan ribu orang harus mati di jalan, puluhan ribu orang juga harus mengalami luka – luka, dari yang berat hingga ke ringan.Ribuan keluarga harus menangis kehilangan orang yang mereka cintai.
            Pada dasarnya keselamatan sendiri dipengaruhi oleh empat faktor, yaitu manusia, jalan, kendaraan dan lingkungan.Namun, faktor manusialah yang sebenarnya paling berpengaruh, bagaimana manusia bergerak untuk keselamatan mereka, dari yang menyusun sistem dan peraturan hingga yang berkendara dan berjalan di jalan. Berdasarkan human factortersebut, penyebab kecelakaan digolongkan menjadi dua, antara lain: unsafe action danunsafe condition.Unsafe action sendiri terjadi karena perilaku langsung dari manusia sebagai pengguna jalan.Sedangkan unsafe condition terjadi karena ke-error-an sebuah sistem yang mempengaruhi pengguna jalan dalam melakukan perjalanan.
            Salah satu contoh kasus human factoryang terjadi dan banyak terjadi pada jaman sekarang ini adalah masalah berkendara liar atau biasa dalam masyarakat disebut ugal – ugalan. Kasus ugal – ugalan seperti itu sering sekali terjadi pada usia remaja. Mereka dengan kepercayaandirinya bergerak sesuka hati di jalan tanpa memikirkan hal yang akan terjadi karena ulah mereka. Bukan hanya diri mereka yang tertimpa, tapi orang lain pun pasti akan menanggungnya.Akan ada banyak kerugian yang diakibatkan karena ulah mereka. Namun, yang paling penting kerugian akan sebuah peran. Sebuah peran penting yang dimiliki seorang remaja sebagai generasi penerus bangsa akan semakin berkurang kuantitasnya.Seperti halnya yang mungkin juga pernah melakukan ugal-ugalan di jalan, bahwa remaja memiliki kondisi yang labil. Pemberontakan dalam diri sering terjadi demi menuntut apa yang diinginkan oleh mereka. Merasa sangat hebat, seperti pembalap saat mereka bisa berkendara dalam kecepatan tinggi dan menyalip setiap kendaraan yang ada di depannya.Remaja cenderung mencari jati diri mereka, mencari sebenarnya bakat mereka.Maka dari itu pemberontakan pun terjadi. Sedangkan akibat pengasuhan yang otoriter itu membuat remaja tersebut merasa  marah dan ingin sekali melampiaskannya. Pelampiasan bisa dalam bentuk apapun, termasuk pelampiasan saat berkendara dengan cara kebut-kebutan dan ugal-ugalan.Terkadang pun mencari kepuasan yang didapat saat mereka berhasil menaklukan jalan.Hal tersebut semua mendasari bagaimana sikap para remaja saat berkendara di jalan.Yang padahal dampaknya sangat besar.Satu dampak yang besar adalah kematian.Kematian adalah hal akhir dari segala sikap jelek dan liar para remaja yang mengendarai secara ugal-ugalan. Selain kematian, luka-luka dan kerugian pun akan terjadi. Semua hal tersebut bermuara dari satu hal yang disebut kecelakaan.