Minggu, 28 Juni 2015

perilaku menyimpang para pengendara



PERILAKU MENYIMPANG PARA PENGGENDARA

Sekarang ini banyak sekali di temui perilaku- perilaku menyimpang para penggemudi bagi dari anak-anak remaja hingga para orang tua , padahal yang sudah kita ketahui bahwa peraturan di buat  untuk di taati bukan untuk di langgar, hal ini sangatlah kita sayangkan apabila para penggendara melanggar atura- aturan yang telah di buat karena dari pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan ini dapat menyebabkan kecelakkaan bahkan kematian , perlu kita ketahui bahwa apa yang kita lakukan di jalanan sangatlah dapat mempengaruhi diri kita sendiri maupun orang lain , baik positif maupun negatifnya , misalkan saja dalam menggendarai kita sudah sangatlah berhati-berhati tetapi ada penggendara lain yang ceroboh atau tidak berhati” hingga dapat membahayakan diri kita juga .
              
  Ini adalah beberapa contoh perilaku yang menyimpang para penggendara

1. Membonceng penumpang lebih dari 1 orang  ( anak maupun dewas )
Menurut pp no 55 tahun 2012 Sepeda  Motor  adalah  Kendaraan  Bermotor  beroda  2  (dua) dengan  atau  tanpa  rumah-rumah  dan  dengan  atau  tanpa kereta  samping,  atau  Kendaraan  Bermotor  beroda  tiga  tanpa rumah-rumah. Pada dasarnya sepeda motor adalah kendaraan yang dirancang untuk memuat dua orang baik anak-anak, remaja ,dewasa orang tua .  Akan tetapi fenomena yang terjadi adalah banyak pengendara yang mengangkut penumpang yang berjumlah rata – rata antar 3 hingga 4 orang di atas satu sepeda motor. 

2. Berteduh di bawah kolong jembatan
Saat hujan tiba, banyak sepeda motor yang berteduh di bawah jembatan hingga memenuhi jalan. Hal ini selain membuat lalu lintas terhambat, juga membahayakan pengendara motor sendiri karena mobil yang lewat dapat menyenggol atau menabrak motor yang berteduh karena berada di lintasannya. Sebagai solusi saat hujan, pengendara sepeda motor diharapkan membawa jas hujan yang dapat dikenakan dimana saja.

3. Memuat Barang yang berlebihan
Memuat barang yang berlebihan sangatlah tidak baik bagi keselamatan kita sendiri, sering sekali saya temui dijalanan supir-supir memuat barang-barang bawaannya sampai melebihi apa yang sudah di tentukan , hingga kendaraanya miring ke samping .

4. Berkendara secara agresif ( zig zag )
sering sekali saya temui khususnya para pelajar yang menggunakan sepeda motor, mereka sering sekali berkendara secara zigzag untuk memanfaatkan celah yang ada . biasanya tindakan zigzag ini berada pada posisi tak terlihat atau titikbuta bagi pengemudi di depannya .  hal ini sangatlah tidak baik bagi keselamatan kita

5. Berkendara tanpa peralatan Keselamatan  
Bahwa perlindungan untuk pengendara roda dua maupun roda empat sangat dianjurkan, agar terhindar dari kecelakaan. Sehingga untuk itu, pengendara roda dua maupun roda empat wajib menggunakan alat keselamatan tambahan yang dirancang untuk melindungi organ vital dari pengendara. Peralatan keselamatan meliputi sepatu, jaket, helm , sarung tangan , penggunaan sabuk pengaman 

6. Tidak lengkapnya perlengkapan keselamatan
Untuk menjaga keselamatan di jalan, pemilik kendaraan baik sepeda motor maupun mobil harus memelihara perlengkapan wajib yang ada di kendaraan tersebut contoh  SIM 

7. Kecepatan melebihi ketentuan yang ada.
Dengan adanya rambu-rambu batas kecepatan yang dipasang di berbagai titik di harapkan para penggendara dapat mentaatinya bukan melanggar, karena ini semua demi keselamatan kita , terkadang para penggendara menggendarai kecepatan nya seenaknya mereka sendi ini semua tergantung dari tujuannya, misalkan pagi hari oarang tua yang ngantar anaknya berangkat sekolah karena sudah  terlambat sehingga kecepatannya tinggi tanpa memikirkan faktor keselamatannya. 

8. Membiarkan anak di bawah umur  mengendarai sepeda motor
Banyak orang tua yang bangga bila anaknya sudah dapat mengendarai sepeda motor pada usia yang relatif dini dan belum memiliki SIM sepeda motor. Padahal yang kita ketahui bahwa penggunaan SIM dimulai dari umur 17 tahun tetapi sekarang ini anak  yang di bawah umur 17 tahun saja boleh memiliki SIM , apakah ini aturan yang kurang baik  ? Atau penegakan hukumnya ? Secara psikologi, anak di bawah umur belum memiliki penguasaan mental yang cukup untuk mengendarai sepeda motor. Secara fisik, proporsi badan anak belum memadai untuk penguasaan kendaraan secara maksimal.

Dari perilaku-perilaku yang tidak baik ini dapat menyebabkan kecelakaan bahkan kematian sehingga marilah sekarang ini kita mentaati aturan-aturan dalam berlalu lintas, budayakan keselamatann berlalu lintas , sehingga kecelakaan dapat di minimalisir, Di indonesia saat ini banyak terjadi kecelakaan yang menyebabkan kerugian materi maupun jiwa. Untuk itu, kita perlu berhati-hati dalam mengendara sepeda motor atau kendaraan bermotor lainnya. Dipastikan harus sudah memiliki SIM . marilah dari diri sendiri adalah langkah awal menuju berubahan . jadilah pelopor keselamatan yang baik .

Kamis, 09 April 2015

keselamatan di jalan raya



                                KESELAMATAN DI JALAN RAYA

Assalamualaikum warrahmatulahi wabarakatuh
Selamat siang dan salam sejahtera
Yang terhormat Pak Rukman selaku dosen pada mata kulia media komunikasi publik
Yang terhormat Bu Susi selaku asisten dosen pada mata kulia media komunikasi publik
Dan yang saya cintai dan saya banggakan teman-teman taruna/i MKTJ-A
Pertama-tama marilah kita panjatkan puja dan puji syukur kita kehadirat ALLAH SWT , karna atas berkat rahmat dan hidayahnya kita dapat berkumpul di  sini dalam keadaan sehat wal’afiat , tak lupa salawat serta salam kita haturkan kepada junjungan Nabi Besar kita Nabi Muhammad SAW yang kita nantikan safaatnya di hari kiamat nanti.
Pada kesempatan kali ini saya akan menyampaikan sedikit uraian tentang keselamatan di jalan raya , keselamatan di jalan raya adalah suatu keadaan terhindarnya seseorang dari resiko kecelakaan selama berlalu lintas di jalan raya  , selamat sampai tujuan adalah dampaan semua orang , akan tetapi banyak masyarakat yang ingin selamat tetapi mereka tidak mau mengikuti aturan-aturan tentang berlalu lintas sehingga banyak yang mengakibatkan kecelakaan . perlu kita  ketahui bahwa penyebab kecelakaan lalu lintas merupakan pembunuh ketiga terbesar. Beberapa penyebab kecelakaan yang di alami adalah kelegahan mereka ketika berkendara di jalan raya , misalnya menggunkan handphone pada saat berkendaraan, menerobos lampu merah , tidak menggunakan sabuk pengaman , tidak memakai helm
Hadirin yang saya cintai dan saya banggakan
Saya percaya bahwa setiap kali kita berpergian . kita ingin dapat sampai di tempat tujuan dengan selamat, harapan atau keinginan ini  dapat terwujudkan apabila kita dapat mematuhi aturan-aturan berlalu lintas dengan baik dan benar , kita sebaiknya tidak lupa bahwa apa yang kita lakukan pada saat berlalu lintas dapat membahayakan diri sendri maupun membahayakan orang lain , sebagai contoh pada saat berkendara kita sudah berhati-hati tetapi ada pengemudi lain yang ceroboh sehingga mengancam keselamatan kita , oleh karena itu harus kita pahami bahwa kesadaran kita untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara besar pengaruh terhadap keselamatan orang lain juga. Untuk mewujudkan perilaku aman dalam berkendara akhir-akhir ini diadakan program safety riding dengan tujuan untuk mengedukasi pengendara kendaraan bermotor. perilaku aman dalam berkendara mencakup banyak hal seperti
1.       Lengkapi kendaraan dengan kaca spion , lampu sen , dan lampu rem
2.       Pakaikan sabuk pengaman atau helm standar saat berkendara
3.       Jaga jarak aman dengan kendaraan di depan , jarak yang aman adalah 4 detik dengan kendaraan yang di depan
4.       Jangan terpaku ke satu tempat , selalu waspada dan tengkok kiri kanan , 2 daerah pengamatan yaitu , spion kiri-kanan, tachometer.
5.       Hidari kebiasaan buruk yaitu ketika keluar dari gang/ tikungan tanpa melihat arus lalu lintas di jalur utama.

Hadirin yang saya cintai dan saya banggakan
Apabila kita memiliki keinginan yang kuat untuk bersama- sama mewujudkan perilaku aman dalam berkendara , maka kita akan sendirinya selalu mengutamakan keselamatan. , perilaku berkendara dengan aman yang kita lakukan sungguh berarti bagi keselamatan diri kita maupun orang lain , mulailah dari diri sendiri adalah langkah awal yang selalu dianjurkan untuk menciptakan perubahan, oleh karena itu marilah kita dengan semangat mulai membiasakan perilaku berkendara dengan aman . sehingga kita dapat sampai di tujuan dengan selamat tanpa ada sesuatu yang lecet ( kecelakaan )
Mungkin itu saja yang bisa saja sampaikan , semoga dapat bermanfaat bagi kita semua , apabila ada salah-salah kata saya mohon maaf ,
wabillahi't-taufiq wa'l-hidayah. Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

NAMA  : FITRIYANI PAYAPO
KELAS    : MKTJ-A
NOTAR : 13.V.141